Kamis, 24 September 2026

Bahagia Di Akhir Bulan

Karya: Gutamining Saida

Di penghujung bulan September 2026, ketika dompet merintih halus dan saldo rekening bertransformasi menjadi barisan angka yang dermawan akan ketipisannya. Kami sekelompok pejuang membentangkan bendera kemenangan. Kami tidak menundukkan kepala. Kami menolak untuk tenggelam dalam nestapa finansial yang fana. Sebaliknya, kami mengguncang semesta dengan letupan kebahagiaan yang begitu dahsyat, hingga sanggup meretakkan dinding kesedihan dan meruntuhkan kecemasan yang mencoba mengintai di sudut kalbu.

Di saat orang lain menganggap akhir bulan sebagai drama berderai air mata, bagi kami, ini sebagai panggung untuk menciptakan bahagia. Kebahagiaan kami bukan sekadar senyum tipis yang layu diterpa angin. Kebahagiaan kami adalah ledakan tawa yang membakar segala keputusasaan. Ketika kami berkumpul, menyalakan api energi positif yang memancar hingga ke lapisan atmosfer terluar bumi.

Tawa kami melenting ke udara, membelah angkasa. Setiap kali salah satu dari kami menentukan pose baru, tawa kami pecah tanpa ampun. Gelak tawa itu bergulir bak gelombang suka cita, mengocok perut hingga menjadi baja kebahagiaan, memompa semangat yang tak akan pernah bisa padam oleh tanggal tua. Kami pun mencoba dan mencoba bahkan mengulang kembali dengan berbagai pose baru. Tertawa bersama.

Di dalam tubuh kami, sebuah keajaiban memproduksi hormon bahagia tanpa henti. Endorfin, dopamin, dan serotonin meluap-luap bagaikan air terjun yang tak pernah kering, membanjiri setiap pembuluh darah, membasuh setiap sel yang lelah, dan mengubah menjadi kristal sukacita. Hormon-hormon positif ini mengalir deras, membumihanguskan hormon stres hingga tak tersisa sedikit pun debunya. 

Senyuman kami bukan sekadar lengkungan bibir biasa. Senyuman yang terukir di wajah kami di akhir bulan ini adalah sinar kebahagiaan yang begitu terang benderang. Bintang-bintang di langit terpesona sekaligus cemburu melihat binar-binar keriangan yang memancar dari kelopak mata kami. Senyum ini  benteng pertahanan kami. Sebuah tameng tak akan sanggup ditembus oleh kegelisahan desakan ekonomi sementara.

Kami tertawa, napas lega dan tawa yang kami letupkan. Katanya bahagia membuat panjang umur? Bagi kami, bahagia di akhir bulan bersama kawan-kawan kunci rahasia untuk hidup melintasi zaman! Dengan setiap tawa yang kami guncangkan, kami seolah-olah menambahkan ribuan jam kehidupan baru ke dalam takdir kami. Kami sedang menenun keabadian, mengunci usia muda di dalam jiwa, dan mengusir keriput serta penuaan jauh-jauh. 

Akhir bulan bagi kami bukanlah batas akhir dari kesenangan, melainkan puncak kehidupan! Kebersamaan ini adalah energi murni yang tak terbatas, sebuah ikatan yang membuat hal-hal paling sederhana menjadi kemewahan tiada tara. Kami saling memandang, lalu meledak kembali dalam tawa yang bergema. memancing jiwa untuk tertawa bersama.

Maka biarlah kalender berganti dan angka-angka di rekening sesuai takdirnya, karena tak ada satu pun kekuatan di dunia ini yang sanggup memadamkan kebahagiaan kami. Bersama teman-teman, di penghujung bulan ini, kami sedang menaklukkan dunia dengan pedang tawa dan perisai kebahagiaan yang tak akan pernah hilang. 
Cepu, 29 September 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar