Karya: Gutamining Saida
Tidak semua rezeki datang dalam bentuk materi. Terkadang, Allah Subhanahu Wata'alla menghadirkan rezeki melalui pertemuan dengan orang-orang baik, lingkungan yang menyenangkan, dan kesempatan untuk belajar sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan. Salah satu nikmat yang saya rasakan ketika menjadi bagian dari keluarga besar Muda Swimming Squad2.
Awalnya, kehadiran saya di kolam renang memiliki tujuan sederhana, yaitu berikhtiar menjaga kesehatan. Saya menyadari tubuh membutuhkan perhatian dan perawatan. Usia yang terus bertambah mengingatkan bila kesehatan merupakan amanah Allah Subhanahu Wata'alla yang harus dijaga. Salah satu ikhtiar yang saya pilih belajar berenang dan membiasakan diri bergerak di dalam air.
Perjalanan ini ternyata memberikan lebih banyak daripada yang saya bayangkan. Saya tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk belajar berenang, tetapi juga dipertemukan dengan banyak orang yang membawa semangat dan energi positif.
Muda Swimming Squad2 merupakan kelompok yang cukup unik. Anggotanya didominasi oleh mereka yang berusia tiga puluh sampai ltujuh puluh lima tahun. Meskipun demikian, semangat untuk berolahraga dan menjaga kesehatan tidak kalah dengan mereka yang masih muda.
Keberagaman menjadi salah satu keistimewaan kelompok ini. Ada anggota yang datang bersama tiga generasi, dua generasi. Ada pula yang terdiri atas anak, cucu dan ibu, empat bersaudara. Sebagian berasal dari satu instansi, ada yang bertetangga, teman dekat, dan berbagai hubungan lainnya.
Sungguh menarik melihat bagaimana orang-orang dengan latar belakang berbeda dapat berkumpul dalam satu tempat dengan tujuan yang sama. Ada yang datang bersama keluarga, ada yang mengajak saudara, ada yang bersama rekan kerja, dan ada pula yang awalnya mungkin hanya ingin mencoba. Lama-kelamaan, kegiatan ini menjadi bagian dari aktivitas yang dinantikan.
Masing-masing memiliki cerita, pengalaman, kemampuan, dan kondisi tubuh yang berbeda. Akan tetapi, semuanya mempunyai kesamaan, yaitu keinginan untuk menjaga kesehatan. Tidak ada persaingan untuk menjadi yang paling hebat. Tidak ada tuntutan semua harus bisa berenang dengan kemampuan yang sama. Setiap orang mempunyai proses dan perkembangan masing-masing.
Berbeda usia, berbeda latar belakang, berbeda kemampuan, tetapi mempunyai satu tujuan ikhtiar sehat. Kegiatan latihan secara khusus dijadwalkan setiap hari Sabtu dan Minggu sore. Kedua hari tersebut menjadi waktu yang dinantikan oleh anggota Muda Swimming Squad2.
Setelah menjalani kesibukan masing-masing, akhir pekan menjadi kesempatan untuk berkumpul, berolahraga, dan belajar bersama. Ada semangat tersendiri ketika mengetahui bahwa hari latihan telah tiba. Karena antusiasme anggota yang terkadang begitu besar, ada kesempatan tambahan atau bonus latihan pada Rabu dan Jumat sore.
Tentu saja, kesempatan ini tidak selalu tersedia. Sifatnya situasional, bergantung pada banyaknya anggota yang hadir dan kesempatan Pak Gun untuk membersamai kami. Ketika banyak anggota datang, Pak Gun memberikan kesempatan untuk berlatih bersama. Wah, tentu saja ini menjadi kebahagiaan tersendiri!
Rasanya seperti mendapatkan bonus yang tidak terduga. Bukan bonus berupa uang atau barang, melainkan tambahan kesempatan untuk belajar, memperbaiki gerakan, dan mendapatkan bimbingan. Bagi saya, kesempatan seperti ini sangat berharga. Sebab, dalam belajar berenang, pengulangan dan latihan sangat diperlukan. Tidak cukup hanya melihat orang lain melakukan gerakan, tetapi kita juga harus berani mempraktikkannya.
Kadang gerakan sudah dicontohkan, tetapi ketika dipraktikkan sendiri hasilnya belum sesuai harapan. Ada yang masih kesulitan mengatur pernapasan, menggerakkan kaki, menjaga keseimbangan, atau menghilangkan rasa takut terhadap air.
Di sinilah pentingnya kesempatan belajar bersama secara berulang. Saya semakin memahami bahwa keberhasilan membutuhkan proses. Tidak ada hasil yang benar-benar baik tanpa kesungguhan dan kesabaran.
Di balik kegiatan Muda Swimming Squad2, ada sosok pembimbing yang mempunyai peran penting, Beliau bernama Pak Gun. Sebagai guru yang profesional, beliau tidak hanya memberikan contoh gerakan, tetapi juga membimbing, mengarahkan, dan memberikan motivasi kepada para anggota.
Setiap orang mempunyai kemampuan yang berbeda. Ada yang sudah mahir, ada yang sedang mengembangkan teknik, dan ada pula yang masih berada pada tahap awal belajar. Menghadapi keberagaman tersebut tentu membutuhkan kesabaran dan kemampuan tersendiri.
Karena itu, pendampingan dan arahan yang tepat sangat dibutuhkan. Seorang guru bukan hanya mengajarkan bagaimana melakukan gerakan, tetapi juga membantu murid membangun keberanian. Tidak semua orang bisa langsung berhasil. Ada yang harus mencoba berkali-kali sebelum akhirnya mendapatkan hasil yang diharapkan.
Saya sendiri merasakan proses belajar membutuhkan mental yang kuat. Ketika belum berhasil, terkadang muncul rasa malu atau kecewa. Saat melihat anggota lain tetap bersemangat, saya kembali mendapatkan dorongan untuk mencoba.
Kehadiran teman-teman di kolam memberikan suasana yang menyenangkan. Ada sapaan, senyuman, canda, dan cerita yang membuat suasana terasa lebih akrab. Terkadang, hal sederhana seperti saling menyapa sudah cukup membuat hati bahagia. Melihat orang lain tetap bersemangat meskipun memiliki keterbatasan juga menjadi motivasi tersendiri.
Saya bersyukur karena berada di tengah orang-orang yang memberikan energi positif. Mereka menjadi bagian dari perjalanan saya dalam menjaga kesehatan, baik secara fisik maupun mental.
Menjaga kesehatan merupakan bentuk ikhtiar sekaligus rasa syukur atas amanah yang diberikan Allah. Masih diberi kesempatan untuk datang ke kolam, bertemu teman-teman, belajar bersama, dan menggerakkan tubuh merupakan hal yang patut disyukuri.
Bagi saya, berenang bukan sekadar olahraga. Ada pembelajaran tentang kesabaran, keberanian, kedisiplinan, dan keyakinan bahwa setiap proses membutuhkan waktu. Saya tidak pernah menyangka bahwa ikhtiar menjaga kesehatan akan mempertemukan saya dengan begitu banyak orang yang membawa kebaikan.
Terima kasih kepada Pak Gun yang telah memberikan bimbingan dan kesempatan untuk terus belajar. Terima kasih kepada seluruh anggota yang telah menghadirkan suasana hangat dan menyenangkan. Semoga jadwal Sabtu dan Minggu tetap menjadi kesempatan yang membawa manfaat. Begitu pula kesempatan bonus pada Rabu dan Jumat sore, semoga menjadi tambahan kebahagiaan ketika Allah memberikan kelapangan waktu dan kesempatan.
Ya Allah, terima kasih telah mempertemukan saya dengan orang-orang baik. Jagalah kesehatan kami, kuatkan tubuh kami, lapangkan hati kami, dan jadikan kebersamaan ini sebagai jalan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Semoga usia yang terus bertambah tidak mengurangi semangat kami untuk beraktivitas, belajar, dan beribadah. Semoga setiap ikhtiar menjadi amal kebaikan dan setiap pertemuan membawa keberkahan. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
Cepu, 1 November 2026

.jpeg)








